Gunakan Pengaturan Help Desk melalui 11 topik panduan yang mencakup akses, informasi dasar, pengaturan antarmuka, pengelolaan aturan, dan pengaturan lanjutan; Anda dapat langsung membuka setiap topik dari Indeks Panduan.
Indeks Panduan
Panduan Penggunaan
1. Buka halaman pengaturan service desk
Titik masuk: Workbench → Service Desk → Manage Service Desk → Service Desk Settings
- Klik Workbench di panel navigasi sebelah kiri.
- Klik Service Desk untuk membuka halaman beranda service desk.
- Di halaman service desk, klik Manage Service Desk.
- Klik Service Desk Settings.
- Pastikan panel kiri menampilkan kategori seperti Basic Settings, Rule Management, dan Advanced Settings.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Halaman pengaturan service desk terbuka dan navigasi kategori terlihat di sebelah kiri.
- Tindakan berikutnya: Anda dapat membuka kategori pengaturan apa pun dan melanjutkan pengeditan.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Jika Anda tidak masuk ke Manage Service Desk terlebih dahulu, Anda mungkin tidak akan melihat akses pengaturan lengkap.
- Batasan lingkungan: Akun Anda memerlukan izin pengelolaan untuk service desk saat ini.
2. Konfigurasikan informasi dasar
Titik masuk: Service Desk Settings → Basic Settings → Basic Information
- Di panel kiri, klik Basic Settings.
- Klik Basic Information.
- Tetapkan pemilik service desk, lalu gunakan Transfer jika kepemilikan perlu diubah.
- Pilih admin service desk.
- Tetapkan cakupan visibilitas dan cakupan nonaktif.
- Jika perlu, buka More Actions lalu pilih Delete Service Desk.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Pemilik, admin, dan pengaturan cakupan telah diperbarui.
- Tindakan berikutnya: Anda dapat melanjutkan ke halaman pengaturan lainnya untuk menyelesaikan penyiapan service desk.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Menghapus service desk tanpa memeriksa dampaknya dapat menghilangkan entri yang mungkin diperlukan nanti.
3. Konfigurasikan antarmuka pengguna
Titik masuk: Service Desk Settings → User Interface → Custom Menu / Share Service Desk
- Buka User Interface kategori.
- Buka Custom Menu lalu klik Add Menu.
- Tetapkan nama menu dan perilaku saat diklik.
- Buka Share Service Desk lalu klik Add Scenario.
- Tetapkan nama skenario, lalu salin tautan atau lihat kode QR sesuai kebutuhan.
- Kelola status skenario sesuai penggunaan sebenarnya.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Item menu atau skenario berbagi berhasil dibuat dan siap digunakan.
- Tindakan berikutnya: Anda dapat membagikan tautan atau kode QR kepada pengguna yang dituju.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Jika skenario berbagi tidak diberi nama dengan jelas, pelacakan dan pengelolaan status akan menjadi lebih sulit.
4. Konfigurasikan jam kerja
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Business Hours
- Buka Rule Management.
- Klik Business Hours.
- Pilih zona waktu dan tetapkan waktu mulai serta waktu berakhir untuk hari kerja.
- Pilih hari kerja yang berlaku.
- Tambahkan hari libur khusus dan hari kerja pengganti jika diperlukan.
- Simpan pengaturan dan pastikan logika di luar jam kerja akan berfungsi sesuai aturan balasan Anda.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Pengaturan jam kerja, hari libur, atau hari kerja pengganti telah disimpan.
- Tindakan berikutnya: Anda dapat melanjutkan untuk mengonfigurasi balasan otomatis dan aturan layanan manual.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Hanya menetapkan jam kerja reguler tanpa menambahkan pengaturan hari libur atau hari kerja pengganti.
5. Konfigurasikan penugasan tiket
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Ticket Assignment
- Buka Ticket Assignment halaman.
- Klik Add Skill untuk membuat skill perutean.
- Tetapkan nama skill dan tugaskan agen terkait.
- Aktifkan Smart Matching jika diperlukan.
- Kelola All Skills daftar agen.
- Tetapkan jumlah maksimum agen yang ditugaskan, metode penugasan, aturan antrean, dan aturan agen utama.
- Konfigurasikan aturan fallback untuk hasil yang tidak cocok.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Keahlian, aturan penugasan, dan logika fallback telah disimpan.
- Tindakan berikutnya: Setelah pengguna meminta layanan manual, tiket dapat mengikuti alur perutean yang telah dikonfigurasi.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Tidak menjaga keterkaitan antara keahlian dan agen sebelum menetapkan aturan penugasan.
- Keanggotaan: Pencocokan cerdas memerlukan hak akses AI enterprise.
6. Konfigurasikan balasan otomatis
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Auto Replies
- Buka halaman Auto Replies .
- Atur isi balasan otomatis untuk kasus saat tidak ada agen yang menerima permintaan selama jam kerja.
- Atur isi balasan otomatis untuk kasus di luar jam kerja.
- Periksa apakah teks balasan menjelaskan waktu dengan jelas.
- Klik Save.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Konten balasan untuk jam kerja dan di luar jam kerja telah disimpan.
- Tindakan berikutnya: Pengguna dapat menerima balasan otomatis dalam skenario yang sesuai.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Hanya mengonfigurasi satu skenario balasan dan membiarkan skenario lainnya tanpa pesan.
7. Konfigurasikan penilaian dan umpan balik
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Ratings and Feedback
- Buka Ratings and Feedback.
- Aktifkan Allow users to submit feedback.
- Jika diperlukan, aktifkan opsi yang memungkinkan pengguna memilih alasan tertentu saat mereka menandai jawaban sebagai tidak membantu.
- Tinjau opsi alasan bawaan dan tambahkan alasan kustom jika diperlukan.
- Konfirmasikan aturan penilaian untuk layanan manual.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Sakelar umpan balik dan alasan penilaian aktif.
- Tindakan berikutnya: Anda dapat menggunakan penilaian yang terkumpul untuk meningkatkan jawaban dan alur kerja layanan.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Menambahkan terlalu banyak opsi alasan, yang dapat memperlambat pengiriman umpan balik oleh pengguna.
8. Konfigurasikan pengelolaan tag
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Tag Management
- Buka Tag Management.
- Klik Add Tag.
- Masukkan nama tag lalu simpan.
- Edit atau hapus tag yang ada sesuai kebutuhan.
- Kelola struktur tag berdasarkan kebutuhan klasifikasi tiket.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Daftar tag menampilkan tag baru atau yang telah diperbarui.
- Tindakan berikutnya: Agen dapat menggunakan tag untuk mengatur dan memfilter tiket.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Menggunakan nama tag yang tidak konsisten, sehingga pemfilteran dan pelaporan selanjutnya menjadi lebih sulit.
9. Konfigurasikan kolom panel tiket
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Ticket Panel Fields
- Buka Ticket Panel Fields.
- Tinjau kolom yang saat ini diaktifkan beserta statusnya.
- Klik Add Field untuk membuat kolom baru.
- Konfirmasikan nama, jenis, dan status aktif kolom.
- Nonaktifkan kolom yang saat ini tidak diperlukan.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Daftar kolom panel tiket telah diperbarui.
- Tindakan berikutnya: Kolom baru dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi tiket dalam grup konsultasi layanan manual.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Menambahkan terlalu banyak kolom, sehingga menambah beban kerja agen.
10. Konfigurasikan formulir pra-chat
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Pre-chat Form
- Buka Pre-chat Form.
- Aktifkan Enable Pre-chat Form.
- Atur teks panduan formulir.
- Klik Import Form Fields.
- Pilih kolom yang akan diimpor dari kolom panel tiket yang sudah ada.
- Periksa nama, jenis, dan status wajib kolom, lalu simpan.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Formulir pra-chat diaktifkan dan daftar kolom disimpan.
- Tindakan berikutnya: Pengguna dapat mengisi formulir sebelum beralih ke layanan manual.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Tidak mengonfigurasi kolom panel tiket terlebih dahulu, sehingga kolom tidak dapat diimpor.
11. Konfigurasikan pengingat agen dan Open Configuration
Titik masuk: Service Desk Settings → Rule Management → Agent Reminders; Service Desk Settings → Advanced Settings → Open Configuration
- Buka Agent Reminders, aktifkan opsi pengingat, lalu atur durasi pengingat.
- Atur jumlah pengingat berulang dan aturan eskalasi tiket jika diperlukan.
- Aktifkan End Manual Ticket dan atur durasi tanpa respons jika diperlukan.
- Buka Open Configuration di bawah Advanced Settings.
- Tinjau ID service desk dan informasi terkait signature key.
- Aktifkan Third-party Bot jika diperlukan, lalu simpan konfigurasi.
Kriteria Keberhasilan
- Status UI: Aturan pengingat dan Open Configuration telah disimpan.
- Tindakan berikutnya: Service desk dapat mengirim pengingat berdasarkan aturan yang dikonfigurasi dan mendukung skenario perluasan di kemudian hari.
Tips Saat Menggunakan
- Kesalahan umum: Mengaktifkan bot pihak ketiga sebelum memeriksa dampaknya terhadap alur kerja balasan saat ini.