Saat menggunakan Impor dan Sinkronkan Data, pertanyaan yang paling umum biasanya terkait pengenalan bidang, perilaku sinkronisasi, dan aturan impor tambahan; FAQ ini mencakup 4 pertanyaan yang sering diajukan serta glosarium.
FAQ
Apa yang harus saya lakukan jika beberapa jenis bidang dikenali secara keliru setelah impor?
- Buka tabel multidimensi saat ini dan temukan bidang yang terdampak.
- Buka area pengelolaan bidang atau pengaturan bidang, lalu sesuaikan jenis bidang secara manual.
- Tinjau lembar kerja asli dan usahakan format data pada kolom yang sama tetap sekonsisten mungkin.
Mengapa saya tidak melihat sinkronisasi setelah mengimpor tabel multidimensi lain?
- Jalankan Impor atau Sinkronkan Data dari Dokumen sekali lagi.
- Pastikan jenis sumbernya adalah Tabel Multidimensi dan periksa apakah opsi sinkronisasi telah diaktifkan.
- Pastikan koneksi jaringan normal, lalu periksa apakah tabel tujuan diperbarui.
Mengapa Tambahkan Data yang Diimpor gagal?
- Periksa apakah nama kolom dalam file yang diimpor benar-benar sama dengan tabel multidimensi saat ini.
- Pastikan data disimpan di sheet pertama file.
- Jika persiapan masih terasa tidak praktis, unduh templat standar dan buat ulang file dengan bidang yang sesuai.
Informasi apa yang perlu saya siapkan sebelum mengimpor dari database?
- Pastikan jenis database terlebih dahulu.
- Siapkan alamat server, port, nama pengguna, dan kata sandi.
- Pastikan lingkungan jaringan saat ini dapat mengakses database tujuan.
Glosarium
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Tabel Multidimensi | Format tabel terstruktur yang digunakan untuk mengatur dan berkolaborasi pada catatan dengan bidang, tampilan, dan baris. |
| Sinkronisasi Data | Metode yang menjaga tabel tujuan tetap terhubung dengan pembaruan sumber setelah impor. |
| Impor Tambahan | Cara untuk menambahkan catatan baru ke dalam tabel yang sudah ada tanpa mengganti baris asli. |
| Detail Koneksi Database | Parameter seperti alamat server, port, nama pengguna, dan kata sandi yang diperlukan untuk terhubung ke database. |