Gunakan Impor Data WPS melalui 4 topik panduan, semuanya tersedia tanpa keanggotaan. Pilih topik dari indeks untuk mengimpor file lokal, mengimpor dokumen online, menjadwalkan impor database, atau melihat metode impor lainnya.
Indeks Panduan
| No. | Topik | Persyaratan Keanggotaan |
|---|---|---|
| 1 | 1. Impor dari File Lokal | Gratis |
| 2 | 2. Impor dari Dokumen Online | Gratis |
| 3 | 3. Menjadwalkan Impor Database | Gratis |
| 4 | 4. Lihat Metode Impor Lainnya | Gratis |
Panduan Penggunaan
1. Impor dari File Lokal
Akses fitur: Tab Data → Impor Data → Impor Data File
- Klik tab Data lalu buka menu drop-down Impor Data.
- Pilih Impor Data File.
- Di kotak dialog, pastikan tab Dari File Lokal dipilih.
- Tambahkan file dengan menyeretnya ke area unggah, menempelkannya, atau mengklik Pilih File.
- Pilih file yang ingin diimpor. Format yang didukung adalah XLSX, XLS, ET, dan CSV.
- Setelah file dipilih, data akan diimpor ke lembar kerja saat ini.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil di antarmuka: data yang diimpor muncul di lembar kerja saat ini.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: Anda dapat melanjutkan pengeditan, pemfilteran, perhitungan, atau menyimpan lembar kerja.
Tips Saat Menggunakan
- Jika file berisi data dalam jumlah besar, periksa header, pemisahan kolom, dan tampilan karakter setelah impor.
- Jika konten CSV terlihat rusak atau tidak terbaca, periksa terlebih dahulu encoding file aslinya.
2. Impor dari Dokumen Online
Akses fitur: Tab Data → Impor Data → Impor Data File → Dari Dokumen Online
- Klik tab Data lalu buka menu drop-down Impor Data.
- Pilih Impor Data File.
- Di kotak dialog, beralihlah ke tab Dari Dokumen Online.
- Klik Pilih File untuk membuka pemilih dokumen cloud.
- Temukan file target melalui kategori seperti Terbaru, Berbintang, Dibagikan, Dokumen Cloud Saya, Perangkat Saya, atau Sering Digunakan.
- Pilih file lalu klik OK.
- Data akan diimpor ke lembar kerja saat ini. Format yang didukung mencakup XLSX, XLS, ET, CSV, dan smart spreadsheets.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil di antarmuka: data dari dokumen online yang dipilih muncul di lembar kerja saat ini.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: Anda dapat melanjutkan pengeditan dan analisis terhadap hasil impor.
Tips Saat Menggunakan
- Impor dokumen online biasanya memerlukan login dan koneksi internet yang tersedia.
- Jika Anda tidak dapat menemukan file, periksa kategorinya terlebih dahulu atau cari berdasarkan nama file.
3. Menjadwalkan Impor Database
Akses fitur: Tab Data → Impor Data → Scheduled Import MySQL Data / Scheduled Import SQLServer Data
- Klik tab Data lalu buka menu drop-down Impor Data.
- Pilih Scheduled Import MySQL Data atau Scheduled Import SQLServer Data.
- Konfigurasikan detail koneksi database.
- Pilih tabel yang akan diimpor dan atur frekuensi penyegaran.
- Konfirmasikan pengaturan agar data dapat tersinkron otomatis ke lembar kerja saat ini.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil di antarmuka: data tabel database muncul di lembar kerja saat ini.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: setelah frekuensi penyegaran diatur, Anda dapat terus memeriksa hasil sinkronisasi berikutnya.
Tips Saat Menggunakan
- Pastikan detail koneksi database sudah benar dan dapat dijangkau.
- Jika data tidak diperbarui setelahnya, periksa frekuensi pembaruan dan status koneksi.
4. Lihat Metode Impor Lainnya
Akses fitur: Tab Data → Impor Data → Impor Lebih Banyak Data
- Klik tab Data lalu buka menu tarik-turun Impor Data.
- Pilih Impor Lebih Banyak Data.
- Telusuri dan pilih metode impor dari sumber data lain yang tersedia.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil antarmuka: lebih banyak metode impor data yang tersedia ditampilkan.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: Anda dapat melanjutkan dengan opsi sumber yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Tips Saat Menggunakan
- Sumber data yang berbeda mungkin memerlukan langkah penyiapan yang berbeda setelah Anda membuka opsinya.