Gunakan Impor dan Sinkronkan Data dengan 3 topik panduan: impor atau sinkronisasi dari dokumen, impor atau sinkronisasi dari database, dan menambahkan data yang diimpor; semuanya tersedia dalam tabel multidimensi.
Indeks Panduan
| No. | Topik | Persyaratan Keanggotaan |
|---|---|---|
| 1 | 1. Impor atau Sinkronkan Data dari Dokumen | Gratis |
| 2 | 2. Impor atau Sinkronkan Data dari Database | Gratis |
| 3 | 3. Tambahkan Data yang Diimpor | Gratis |
Panduan Penggunaan
1. Impor atau Sinkronkan Data dari Dokumen
Titik masuk: Buka tabel multidimensi tujuan → klik Impor/Sync Data di area kiri bawah
- Buka tabel multidimensi tujuan lalu klik Impor/Sync Data.
- Di jendela pop-up, pilih Tabel Multidimensi atau File Spreadsheet Lokal.
- Jika Anda memilih Tabel Multidimensi, pilih tampilan tabel yang ingin Anda impor.
- Jika Anda ingin hubungan data tetap diperbarui, aktifkan sinkronisasi data.
- Jika Anda memilih File Spreadsheet Lokal, pilih file yang ingin Anda impor.
- Klik OK untuk menyelesaikan impor.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil antarmuka: Data yang baru diimpor muncul di tabel multidimensi tujuan.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: Anda dapat melanjutkan meninjau, mengedit, atau memfilter catatan yang diimpor.
Tips Saat Menggunakan
- Pastikan Anda telah memilih tampilan sumber yang benar sebelum mengimpor dari tabel multidimensi lain.
- Aktifkan sinkronisasi hanya jika Anda memerlukan pembaruan berkelanjutan dari sumber.
- Sebelum mengimpor file lokal, pastikan baris header jelas dan lengkap.
2. Impor atau Sinkronkan Data dari Database
Titik masuk: Buka tabel multidimensi tujuan → klik Impor/Sync Data → pilih Database
- Buka tabel multidimensi tujuan lalu klik Impor/Sync Data.
- Di jendela pop-up, pilih Database.
- Pilih jenis database seperti MySQL, SQL Server, Oracle, postgreSQL, Dameng, atau Oceanbase.
- Masukkan detail koneksi yang diperlukan, termasuk port, alamat, nama pengguna, dan kata sandi.
- Klik Add untuk menyelesaikan impor.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil antarmuka: Data dari database muncul di tabel multidimensi tujuan.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: Anda dapat melanjutkan mengatur bidang, memfilter catatan, atau berkolaborasi dengan data yang diimpor.
Tips Saat Menggunakan
- Pastikan host database, port, dan detail akun valid sebelum menghubungkan.
- Jika impor gagal, periksa terlebih dahulu koneksi jaringan dan detail koneksi.
- Jenis database yang berbeda mungkin memerlukan parameter koneksi yang berbeda.
3. Menambahkan Data Impor
Titik masuk: Tabel → tindakan lainnya (...) → Tambahkan Data Impor
- Temukan tabel tempat Anda ingin menambahkan data impor.
- Klik tombol tindakan lainnya di sisi kanan tabel.
- Klik Tambahkan Data Impor.
- Pilih File lembar kerja Lokal atau lembar kerja Online.
- Pilih file lalu klik OK untuk menyelesaikan impor.
Kriteria Keberhasilan
- Hasil antarmuka: Data baru ditambahkan ke tabel saat ini, sementara data yang sudah ada tetap pada tempatnya.
- Yang dapat Anda lakukan selanjutnya: Anda dapat memverifikasi rekaman baru dan melanjutkan pengeditan.
Tips Saat Menggunakan
- Nama kolom dalam file yang diimpor harus sesuai dengan nama kolom pada tabel multidimensi saat ini.
- Secara default, impor menggunakan data dari sheet pertama dalam file.
- Untuk meningkatkan konsistensi impor, unduh Template Standar terlebih dahulu, lalu siapkan data Anda dengan kolom yang sesuai.