Pertanyaan umum tentang Bagan Gelembung Matriks biasanya berfokus pada kasus penggunaan, makna gelembung, dan keterbacaan bagan; FAQ ini membahas 3 topik yang paling sering ditanyakan.
FAQ
Untuk apa Bagan Gelembung Matriks berguna?
- Gunakan Bagan Gelembung Matriks saat Anda perlu membandingkan dua dimensi dan satu nilai berbasis ukuran secara bersamaan.
- Atur sumbu X dan sumbu Y sebagai dua dimensi analisis, lalu gunakan ukuran gelembung untuk nilai utama.
- Dengan begitu, Anda dapat meninjau distribusi, perbedaan, dan hubungan dalam satu bagan.
Apa yang menentukan ukuran gelembung?
- Ukuran gelembung dikendalikan oleh bidang yang dipilih di Bubble Size.
- Di tab Type & Data, nilai yang lebih besar biasanya menghasilkan gelembung yang lebih besar.
- Jika hasil visual belum cukup jelas, pilih bidang numerik yang lebih sesuai.
Bagaimana cara membuat gelembung yang tumpang tindih lebih mudah dibaca?
- Mulailah dengan menetapkan kondisi filter di Data Range untuk mengurangi jumlah data yang ditampilkan sekaligus.
- Selanjutnya, sesuaikan warna seri dan elemen bagan di Chart Style agar perbedaannya lebih jelas.
- Jika perlu, sesuaikan kembali bidang sumbu X dan sumbu Y agar distribusinya menjadi lebih jelas.
Glosarium
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| Data Source | Tabel data asli yang digunakan oleh bagan. |
| Data Range | Kumpulan data saat ini yang disertakan dalam bagan, yang dapat dipersempit dengan filter. |
| Bubble Size | Bidang numerik yang mengontrol ukuran visual setiap gelembung. |
| Dimensi (Sumbu X / Sumbu Y) | Bidang yang menentukan posisi setiap gelembung secara horizontal dan vertikal. |