Pertanyaan umum tentang MAXA biasanya mencakup 3 area: kesalahan input, hasil yang tidak sesuai harapan, dan pemilihan di antara fungsi terkait; FAQ ini memuat 3 pertanyaan yang sering diajukan serta sebuah glosarium.
FAQ
Mengapa fungsi MAXA menampilkan kesalahan setelah saya memasukkannya?
- Periksa apakah rumus diawali dengan
=. - Periksa apakah tanda kurung sudah berpasangan dengan benar dan apakah beberapa argumen sudah dipisahkan dengan benar.
- Pastikan sel, rentang, atau nama Lembar Kerja yang dirujuk valid.
- Tekan Enter lagi setelah memperbaiki rumus, lalu periksa hasilnya.
Apa perbedaan antara MAXA dan MAX?
- Kedua fungsi dapat digunakan untuk menemukan nilai terbesar dalam sekelompok nilai.
- Jika data mencakup nilai logika atau beberapa nilai teks yang dapat ditafsirkan dalam perhitungan, coba uji MAXA terlebih dahulu lalu bandingkan hasilnya.
- Jika Anda hanya menginginkan alur perbandingan numerik murni, pilih fungsi yang paling sesuai dengan konten lembar kerja Anda.
Bagaimana cara menggunakan fungsi MAXA di WPS untuk Windows saat hasilnya terlihat tidak benar?
- Periksa apakah rentang perhitungan mencakup nilai logika, angka dalam format teks, atau konten yang tidak valid.
- Pastikan Anda tidak memilih sel yang seharusnya tidak menjadi bagian dari perbandingan.
- Persempit rentang argumen secara bertahap untuk mengidentifikasi bagian data mana yang memengaruhi hasil.
- Setelah menyesuaikan data sumber, periksa apakah hasilnya diperbarui.
Glosarium
| Istilah | Definisi |
|---|---|
| MAXA | Fungsi statistik yang mengembalikan nilai terbesar dari argumennya dalam perhitungan lembar kerja. |
| Argumen | Input yang digunakan dalam suatu fungsi, seperti nilai, sel, rentang, atau referensi. |
| Referensi antar-Lembar Kerja | Referensi dalam rumus pada Lembar Kerja saat ini yang mengarah ke sel atau rentang di Lembar Kerja lain. |
| Penghitungan ulang otomatis | Perilaku ketika hasil rumus diperbarui setelah data sumber berubah. |